![]() |
| Bruno Paraiba melakukan tendangan salto di depan mulut gawang Semen Padang. (Persebaya) |
Semen Padang dihajar Persebaya Surabaya tujuh gol tanpa balas pada pekan ke-33 BRI Super League 2025/2026, Jumat (15/5).
Bermain di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Kabau Sirah tak mampu membendung agresivitas tim tamu sejak awal pertandingan.
Persebaya membuka keunggulan melalui gol Francisco Rivera pada menit ke-16 sebelum disusul Catur Pamungkas lima menit kemudian.
Memasuki babak kedua, tekanan Persebaya semakin sulit dihentikan. Bruno Moreira menambah gol pada menit ke-50, lalu Mihailo Perovic ikut mencatatkan nama di papan skor menit ke-63.
Kekalahan Terburuk Semen Padang Musim Ini
Pesta gol Persebaya berlanjut lewat hattrick Bruno Paraiba yang mencetak gol pada menit ke-68 melalui penalti, menit ke-74, dan injury time babak kedua.
Hasil 0-7 ini menjadi kekalahan terbesar Semen Padang sepanjang musim sekaligus memperpanjang tren buruk mereka.
Kabau Sirah kini menelan delapan kekalahan beruntun dan sudah dipastikan terdegradasi ke kasta kedua musim depan.
Dalam enam pertandingan terakhir, Semen Padang bahkan kebobolan 17 gol tanpa mampu mencetak satu pun gol balasan.
Pelatih Imran Nahumarury mengakui timnya memang tidak siap menghadapi kekuatan Persebaya meski pemain tetap berusaha menyelesaikan pertandingan hingga akhir.
“Tidak ada alasan apapun. Kita punya satu peluang tapi tidak bisa jadi gol. Lawan punya peluang dan berbuah gol,” ujar Imran usai laga.
Meski kecewa dengan hasil akhir, Imran tetap mengapresiasi perjuangan pemain dan dukungan suporter.
Ia juga menegaskan laga tersebut menjadi kesempatan bagi pemain yang selama ini minim menit bermain, termasuk debut dua pemain muda, Iqbal Bachtiar dan Ghifari Azhhari. ***

