![]() |
| Potret pertandingan PERSIS menjamu Persebaya di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (9/5) (Dok Tim Media PERSIS) |
Kedua tim ini wajib memenangkan dua laga terakhirnya agar bisa aman dari zona degradasi.
Persis Solo akan menghadapi pertandingan hidup mati saat menjamu Dewa United Banten FC pada pekan ke-33 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (16/5) malam ini.
Laga ini menjadi penentu nasib Laskar Sambernyawa dalam upaya bertahan di kasta tertinggi musim depan.
Saat ini Persis masih tertahan di posisi ke-16 atau batas atas zona degradasi dengan raihan 28 poin.
Situasi tersebut membuat Persis tertinggal empat angka dari Madura United FC yang berada satu tingkat di atas zona aman.
Dengan kompetisi hanya menyisakan dua pertandingan, kemenangan menjadi target wajib bagi tim tuan rumah.
Namun peluang Persis bertahan juga masih bergantung pada hasil yang diraih Madura United pada laga berikutnya menghadapi PSIM Yogyakarta.
Milo Minta Persis Tampil Mati-matian
Pelatih Milomir Seslija memahami tekanan besar yang sedang dihadapi timnya.
Karena itu, pria yang akrab disapa Milo tersebut meminta pemain tampil habis-habisan demi menjaga asa bertahan di liga.
Persis sendiri tengah berada dalam tren kurang meyakinkan setelah hanya meraih satu hasil imbang dan dua kekalahan dalam tiga laga terakhir.
Milo mengungkapkan tim sudah memaksimalkan persiapan, baik dari sisi teknik, taktik, hingga mental pemain jelang duel penting melawan Dewa United.
“Besok (hari ini) kita sudah memiliki waktu yang cukup banyak untuk bersiap dan juga pemulihan untuk melakoni laga penting,” ujar Milo saat konferensi pers.
Ia juga menilai Dewa United sebagai salah satu tim terbaik di Indonesia dengan kedalaman skuad yang kuat. Karena itu, Persis harus tampil disiplin dan sabar sepanjang pertandingan.
Meski lawan datang dengan catatan positif, Milo percaya dukungan suporter di Stadion Manahan bisa menjadi tambahan energi bagi timnya.
“Besok kita akan berjuang sekuat tenaga untuk Persis dan kota ini,” tegasnya. ***

