![]() |
| Laga Persib vs PSM Makassar, Bobotoh dilarang menonton. Foto dok Persib |
Sesuai jadwal, laga digelar di Stadion Gelora B.J Habibie, Parepare pada hari Minggu, 17 Mei 2026.
Imbauan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepatuhan terhadap regulasi kompetisi yang masih melarang kehadiran suporter tim tamu di stadion.
Ketentuan ini merujuk pada Pasal 5 ayat 7 Regulasi Kompetisi Super League 2025/2026 yang menegaskan bahwa seluruh pertandingan dalam masa transisi transformasi sepak bola nasional belum dapat dihadiri pendukung klub tamu.
Selain itu, pihak penyelenggara pertandingan juga tidak menyediakan alokasi tiket untuk suporter tim tamu, sehingga klub diminta memastikan aturan tersebut dipatuhi secara penuh.
Dalam regulasi tersebut, klub juga bertanggung jawab apabila terjadi pelanggaran kehadiran suporter.
Head of Communications PT Persib Bandung Bermartabat, Adhi Pratama, menegaskan bahwa kepatuhan terhadap aturan menjadi hal penting untuk menjaga kelancaran kompetisi serta menghindari sanksi yang dapat merugikan klub.
Ia meminta Bobotoh untuk tetap memberikan dukungan dengan cara yang bijak, meski tidak hadir langsung di stadion.
“Kami memahami bahwa antusiasme dan kecintaan Bobotoh terhadap Persib begitu besar. Namun dalam situasi seperti ini, bentuk dukungan terbaik adalah dengan tetap menjaga ketertiban, menghormati regulasi, dan tidak memaksakan diri hadir di Parepare,” ujar Adhi.
Menurutnya, kehadiran suporter tamu dapat berpotensi menimbulkan sanksi dan denda bagi klub, sehingga kedewasaan suporter menjadi bagian penting dalam mendukung tim di fase akhir musim.
Persib pun mengajak Bobotoh untuk tetap memberikan dukungan dari rumah melalui nonton bareng atau doa bersama, demi membantu tim di dua laga tersisa musim ini. ***

